Beranda / News / Menyemai Generasi Qur’ani: SMP Muhammadiyah 7 Surabaya Didapuk Jadi Pilot Project ‘School of Tahfidz’ Kemenag

Menyemai Generasi Qur’ani: SMP Muhammadiyah 7 Surabaya Didapuk Jadi Pilot Project ‘School of Tahfidz’ Kemenag

Langkah progresif diambil oleh Sekolahnya Para Pemimpin dalam upaya membumikan nilai-nilai Al-Qur’an di sektor pendidikan formal. SMP Muhammadiyah 7 Surabaya resmi didapuk sebagai pilot project program unggulan “School of Tahfidz”.

Penetapan ini menandai babak baru bagi sekolah yang dikenal sebagai sekolahnya para pemimpin tersebut dalam mengintegrasikan keunggulan akademik dengan kedalaman spiritual.

Prosesi peresmian yang ditandai dengan penandatanganan MoU berlangsung khidmat ini menjadi bukti nyata sinergi antara otoritas agama dan lembaga pendidikan swasta yang memiliki integritas tinggi. Kehadiran para petinggi sekolah dalam acara tersebut menegaskan komitmen kolektif institusi untuk tidak sekadar mencetak lulusan yang cerdas secara intelektual, namun juga kokoh dalam hafalan Al-Qur’an.

Imam Sapari, sebagai penggagas dan inisiator program menuturkan “Program Tahfizh yang kita gagas ini Alhamdulillah banyak melahirkan para penghafal Qur’an, bahkan dalam waktu 3 tahun ada yang sudah mencapai 15 juz. Disamping menghafal mereka juga mampu mengimplementasikan hafalan Qur’an mereka, seperti program ashabul Kahfi (safari masjid), pengabdian kepemimpinan di Masjid, TPQ dan Sekolah-sekolah SD. Diantara mereka ada yang sudah piawai menjadi muadzin, imam sholat, dan guru pengajar di tempat tinggalnya. Disisi lain, mereka juga harus dibiasakan menerapkan nilai nilai Al Qur’an itu dalam kehidupan sehari-hari melalui buku monitoring kepemimpinan yang ditandatangi orang tua nya di rumah. Semoga kelak mereka benar-benar menjadi pemimpin bangsa dan agama. Aaamiin”. Tuturnya

Wakil Kepala Sekolah SMP Muhammadiyah 7 Surabaya, Ninik Hariyati, S.Pd., dalam kesempatan tersebut tampak mendampingi jalannya visitasi dan koordinasi bersama tim Kemenag. Kehadirannya didampingi oleh Kepala Urusan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan, Dwi Nuryani, S.Ud., Gr., yang selama ini menjadi koordinator program tersebut.

Oase Spiritual di Tengah Arus Modernitas

Program “School of Tahfidz” di SMP Muhammadiyah 7 ini bukan sekadar label administratif. Ia merupakan sebuah manifestasi kurikulum yang terukur, di mana setiap siswa akan mendapatkan bimbingan intensif untuk menghafal Al-Qur’an dengan standar kualitas yang diakui secara nasional oleh Kementerian Agama. Nantinya, para siswa yang lulus dalam program ini akan mendapatkan sertifikasi hafalan (syahadah) resmi yang memiliki nilai legitimasi tinggi bagi jenjang pendidikan selanjutnya.

Almaz Rizqullah, MH., M.Pd., selaku kepala Boarding menuruturkan optimisme yang besar atas terpilihnya SMP Muhammadiyah 7 Surabaya dalam proyek percontohan ini. Menurutnya, ekosistem boarding yang telah mapan di sekolah ini akan menjadi katalisator utama keberhasilan program.
“Kami menyambut amanah ini dengan keyakinan penuh. Menjadi pilot project adalah tantangan sekaligus peluang untuk membuktikan bahwa pendidikan modern dan tradisi menghafal Al-Qur’an bisa berjalan beriringan,” ujar Almas dengan nada optimis.
Ia menambahkan bahwa program ini akan menjadi magnet baru bagi orang tua yang mendambakan lingkungan pendidikan yang seimbang. “Dengan dukungan sistematis dari Kemenag dan dedikasi seluruh pengajar, kami optimistis SMP Muhammadiyah 7 Surabaya akan melahirkan generasi hafizh yang tidak hanya hafal lafalnya, tapi juga mampu mengimplementasikan nilai-nilainya dalam kepemimpinan masa depan,” imbuhnya.

Sinergi Strategis
Penunjukan ini didasarkan pada rekam jejak SMP Muhammadiyah 7 Surabaya yang dinilai konsisten dalam menjaga kualitas pendidikan agama Islam. Dengan status baru sebagai “School of Tahfidz”, sekolah ini diharapkan mampu menjadi rujukan (benchmark) bagi sekolah-sekolah lain di Jawa Timur dalam mengelola program tahfidz yang profesional, terukur, dan berdampak luas.
Bagi masyarakat Surabaya, kehadiran program ini di SMP Muhammadiyah 7 menjadi angin segar sebuah janji akan lahirnya generasi muda yang berkarakter, beradab, dan memegang teguh cahaya Al-Qur’an di tengah derasnya arus disrupsi zaman.

Rachell Fattama Az Zahrah, S.Pd., M.Li.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *