Beranda / Uncategorized / Cetak Kader Qur’ani di Era Digital, SMP Muhammadiyah 7 Surabaya Resmi Buka Darul Arqom 2026

Cetak Kader Qur’ani di Era Digital, SMP Muhammadiyah 7 Surabaya Resmi Buka Darul Arqom 2026

SURABAYA – Senin pagi (23/2), suasana di SMP Muhammadiyah 7 Surabaya terasa berbeda. Ratusan siswa tampak antusias mengikuti pembukaan rangkaian kegiatan Darul Arqom dan Baitul Arqom. Agenda tahunan yang sarat makna ini dijadwalkan berlangsung cukup panjang, yakni hingga 6 Maret 2026 mendatang.
Membawa semangat perubahan, tahun ini sekolah yang dikenal dengan julukan Sekolah Inovatif tersebut mengusung tema yang cukup berani: “Menumbuhkan Pemimpin Qur’ani, Progresif, dan Ideologis.”
Mencetak “Generasi Arqam” di Era Digital

advertise SPMB SMP MUHAMMADIYAH 7 SBY

Dalam sambutannya, Kepala SMP Muhammadiyah 7 Surabaya menekankan bahwa kegiatan ini bukanlah sekadar pengisi waktu luang atau pelengkap kalender akademik. Nama “Darul Arqam” sendiri diambil dari nilai sejarah tinggi—merujuk pada rumah Arqam bin Abi al-Arqam, tempat Rasulullah SAW menempa mental dan iman para sahabat di awal dakwah Islam.
“Anak-anakku, jadilah pemimpin yang hatinya terpaut pada Al-Qur’an. Bukan hanya pintar bicara, tapi jujur dan amanah,” pesan Kepala Sekolah di hadapan para siswa.
Tiga Pilar Utama: Qur’ani, Progresif, Ideologis


Ada tiga poin krusial yang menjadi “menu utama” dalam penggemblengan selama dua minggu ke depan:
Pemimpin Qur’ani: Menjadikan Al-Qur’an sebagai way of life dan panduan akhlak sehari-hari.
Berpikir Progresif: Siswa didorong untuk tidak gagap teknologi (gaptek) dan selalu haus akan inovasi. Di zaman yang serba cepat, kader Muhammadiyah dituntut menjadi pemain, bukan sekadar penonton.
Kekuatan Ideologis: Menanamkan kebanggaan terhadap identitas Islam dan Muhammadiyah agar siswa memiliki prinsip yang teguh di tengah arus pengaruh eksternal.
“Jangan puas jadi penonton; jadilah pemain dan pembuat perubahan yang membawa manfaat bagi semesta (Rahmatan lil ‘Alamin),” tegas Kepala Sekolah saat membuka acara secara resmi dengan bacaan Basmalah.
Harapan Besar
Selama kegiatan berlangsung, para ustadz dan ustadzah berkomitmen untuk membimbing para siswa dengan pendekatan kasih sayang dan keteladanan. Diharapkan, setelah tanggal 6 Maret nanti, para siswa keluar membawa “energi baru” hasil dari proses recharge iman dan wawasan yang telah dilakukan.
Selamat berproses, para calon pemimpin masa depan!

Rachell Fattama Az Zahrah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *