Home / Berita / Wujudkan Sekolah Tangguh, Sekolahnya Para Pemimpin Kukuhkan Semangat “Sigap dalam Bencana”

Wujudkan Sekolah Tangguh, Sekolahnya Para Pemimpin Kukuhkan Semangat “Sigap dalam Bencana”

SURABAYA – Kesadaran akan pentingnya mitigasi bencana di lingkungan pendidikan terus diperkuat. Tepat pada penghujung tahun, Rabu, 31 Desember 2025, SMP Muhammadiyah 7 Surabaya yang terkenal sebagai Skeolahnya Para Pemimpin secara resmi menyelenggarakan agenda Sosialisasi Siaga Bencana dengan mengusung tema besar “Sigap dalam Bencana”.

advertise SPMB SMP MUHAMMADIYAH 7 SBY


Kegiatan yang berlangsung di Kota Surabaya ini menjadi langkah strategis sekolah dalam mewujudkan konsep Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB). Acara ini didukung penuh oleh berbagai instansi terkait, termasuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur, Sekretariat Nasional SPAB, Ikatan Guru Indonesia (IGI), dan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC).
Membangun Budaya Sadar Risiko
Hadir sebagai narasumber utama, Mochammad Adi Pramono, S.Th.I, selaku Ketua MDMC Kota Surabaya, memberikan paparan mendalam mengenai urgensi kesiapsiagaan di sekolah. Dalam orasinya yang bertajuk “Sigap dalam Bencana“, beliau menekankan bahwa pembentukan tim ini bukan sekadar formalitas organisasi, melainkan investasi keselamatan bagi seluruh warga sekolah.


“Sekolah harus menjadi tempat yang paling aman bagi anak-anak. Dengan semangat ‘Sigap dalam Bencana’, kita tidak hanya menyiapkan struktur tim, tetapi sedang membangun mentalitas tangguh. Ketangguhan ini lahir dari pengetahuan yang tepat dan simulasi yang berkelanjutan, apalagi Branding Sekolah ini adalah sekolahnya para pemimpin yang sejatinya sangat menjunjung tinggi nilai-nilai ketangguhan” ujar Mochammad Adi Pramono.
Kolaborasi Lintas Sektor
Dokumentasi kegiatan menunjukkan semangat kolaboratif yang tinggi, di mana para peserta yang terdiri dari staf pendidik dan beberapa murid tampak antusias memperagakan kesigapan dalam penanggulangan bencana. Sinergi antara nilai-nilai keislaman dari Muhammadiyah dengan standar teknis dari BPBD Jawa Timur menciptakan rumusan mitigasi yang komprehensif untuk SMP Muhammadiyah 7 Surabaya.


Adi menyarankan untuk segera melakukan pembentukan tim relawan. SMP Muhammadiyah 7 Surabaya diharapkan mampu memetakan risiko secara mandiri, menyusun jalur evakuasi yang efektif, dan menjadi pelopor sekolah tangguh bencana di wilayah Surabaya Pusat. Langkah ini selaras dengan semangat “Jer Basuki Mawa Beya”, bahwa keselamatan dan kesejahteraan hanya dapat diraih melalui ikhtiar dan persiapan yang sungguh-sungguh.

Rachell Fattama Az Zahrah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *